Mengintip Pasar Ikan Noryangjin, Pasar Ikan Terbesar di Seoul

0

noryangjin1

Kekacauan yang luar biasa, namun dengan pemandangan yang menggugah nafsu makan dan suara teriakan, tawar menawar, keramaian dan terkadang kepiting atau gurita hidup yang mencoba kabur hanyalah sebagian dari deskripsi pasar ikan tradisional terbesar di Korea – Pasar Grosir Perikanan Noryangjin.

Terletak di Dongjak-gu, Seoul, pasar yang pertama kali dibuka pada tahun 1927 sebagai Gyeongseong Susan adalah salah satu pasar ikan terbesar di Korea. Di tahun 1971, pasar itu berganti nama dan direlokasi ke tempatnya sekarang dan tetap bertahan sebagai pasar grosir perikanan paling termasyhur.

Ada lebih dari 830 varietas makanan laut yang bisa dibeli di pasar. Apakah itu ikan, udang, lobster dan kerang, atau yang lebih aneh seperti ubur-ubur atau Urechis unicinctus yang terkenal – dengan penampilan memanjang seperti cacing yang dikenal sebagai Gaebul (개불) di Korea. Jadi, jika seseorang berkata mereka tidak bisa menemukan makhluk laut yang mereka cari disini, usaha mereka mencarinya mungkin masih kurang.

noryangjin3

Noryangjin punya atmosfer seperti akuarium bagi pengunjung yang ingin mencoba bagaimana rasa yang ada di dalam gelas kaca dan tangki. Selama memasuki pasar raksasa dengan lebih dari 700 toko ini, bau amis ikan dan bau akuatik lainnya akan segera terhirup indera penciuman kita.

“Apa yang membuat pasar ini berbeda dari semua pasar tradisional lain di Seoul, selain fakta bahwa ini merupakan pasar ikan terbesar di kota, sebenarnya adalah tatanan pasar itu sendiri,” kata seorang pekerja di Noryangjin bermarga Kim.

“Ini benar-benar besar dan ada banyak ruang terbuka dibandingkan pasar tradisional yang lebih kecil, namun kami masih menatanya sedemikian rupa sehingga terasa bersahabat dan bersemangat karena kami berbicara dan berhubungan dengan konsumen yang melintas,” tambahnya.

Tak perlu diragukan lagi, salah satu aspek dari Noryangjin yang paling menantang adalah proses penemuan semua makhluk laut yang mengasyikkan. Bahkan bisa dipastikan pengunjung akan menemukan makhluk laut yang mereka belum pernah tahu sebelumnya, apalagi memakannya.

“Aku tahu bahwa ketika beberapa orang datang kemari, terutama orang asing, pasar ini bisa terlihat sedikit mengintimidasi dan beberapa mungkin takut untuk mencoba beberapa hal yang mereka lihat,” kata Kim. “Tetapi begitulah pasar ini sesungguhnya, ini tentang pengalaman yang kamu dapatkan dari berjalan berkeliling.”

Pada 2011, Pemerintah Metropolitan Seoul melakukan polling ke hampir 2000 turis asing dan menemukan pasar ikan Noryangjin sebagai salah satu tujuan wisata paling populer di Seoul, selain Namsan dan Myeongdong. Namun, walaupun pasar ini berada di daftar “wajib kunjungan” banyak wisatawan, banyak penjual yang menyuarakan kekhawatiran mereka bahwa sebagian besar turis melewatkan pengalaman yang sesungguhnya ditawarkan Noryangjin.

“Kami mendapat banyak wisatawan yang datang dan berkunjung kemari, namun salah satu hal yang paling aku cermati adalah mayoritas turis Barat cenderung hanya datang, mengambil foto, lalu pergi,” kata Song Young Sung, penjual ikan selama 20 tahun.

noryangjin4

Sebagai penjual yang telah lama di pasar itu dan sekarang berjualan ubur-ubur segar, Song berkata walaupun dia melihat ada banyak turis yang berdatangan pada dekade terakhir, dia masih merasa bahwa banyak orang menahan diri dari menikmati aspek nonvisual dari pasar.

“Saya tahu bahwa budaya Barat yang tidak terbiasa makan makanan laut mentah tidak seperti budaya Asia punya banyak pengaruh disitu. Namun saya berpikir sayang sekali orang-orang tidak merasakan beberapa makanan laut segar yang kami punyai disini, apakah itu yang mentah atau yang matang,” tambahnya.

Sisi dinamis dan berani dari Noryangjin yang lain adalah pasar grosir ini tidak membatasi penjualan untuk grosir. Namun terbuka bagi semua pembeli, apakah membeli satu ikan kecil atau makanan laut yang banyak dan bervariasi.

noryangjin2

Pasar ini juga dipenuhi dengan restoran yang siap mengolah atau memasak pembelian seafood setiap konsumen. Hal yang pastinya harus dilakukan bagi siapapun yang ingin benar-benar merasakan semangat yang menggebu-gebu di Pasar Grosir Perikanan Noryangjin.

Jika ingin pergi ke Noryangjin:

Pasar Grosir Perikanan Noryangjin terletak di Dongjak-gu dan bisa ditempuh dengan menaiki subway jalur 1 ke Stasiun Noryangjin dan keluar di Pintu Keluar 1. Pasar ini terbuka 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
Foto: visitkorea.com, Korea Herald

SOURCE The Korea Herald
Profile photo of Kanya Prasetyo
Kdramas addict. My Oppas' fan.

NO COMMENTS

Leave a Reply