“Interstellar” Menginspirasi Masyarakat Korea untuk Belajar Ilmu Ruang Angkasa

1

interstellarFilm Hollywood yang sangat terkenal, “Interstellar”, telah membuat para penontonnya terkagum. Film ini berhasil menampilkan sebuah seni berisi ilmu pengetahian. Film ini juga membuat para penontonnya berpikir dan memutar otak. Namun, lebih hebat lagi, film ini menginspirasi masyarakat Korea Selatan untuk mempelajari satu hal yang sesungguhnya, yaitu ilmu mengenai ruang angkasa.

Tiga minggu setelah mulai ditayangkan di Korea Selatan, Interstellar telah menarik kurang lebih 7,3 juta penonton. Keuntungan yang diraih dari penjualan tiket adalah sebesar 58,2 juta won atau sekitar 582 juta rupiah, menurut data Dewan Film Korea. Hasil ini hampir serupa dengan yang diraih film “Frozen”. Frozen adalah film luar negeri dengan jumlah penonton kedua terbesar di Korea Selatan. Posisi pertama ditempati oleh “Avatar”.

Kesuksesan film ini telah memunculkan banyak ketertarikan di fenomena ruang angkasa, seperti fenomena black hole dan teori relativitas Einstein. Banyak juga diadakan acara edukasi dan kelas online yang terkait dengan Interstellar.

Di akhir minggu lalu, Museum Sains Nasional di Seoul mengadakan sebuah acara tanya jawab dengan para astronom terkenal. Sesi tanya jawab ini berkaitan tentang film Interstellar. Tujuan dari diadakannya acara ini adalah memuaskan rasa ingin tahu dan penasaran yang masih dimiliki oleh para penonton. Penonton juga bisa menanyakan apabila ada hal yang belum dimengerti. Awal bulan November lalu pula, kompleks bioskop CGV di Korea Selatan mengundang dua orang ahli ruang angkasa untuk hadir dalam sebuah acara diskusi setelah acara screening film Interstellar selesai dilakukan.

Megastudy, sebuah perusahaan les privat bersar di Korea Selatan, mengunggah video pelajaran tentang fisika dan ilmu ruang angkasa untuk murid yang berencana menonton film berdurasi tiga jam tersebut. “Jika kamu memiliki pengetahuan tentang sains, kamu dapat sangat menikmati film ini,” kata Megastudy di situs resminya.

Sementara itu,  Korea Educational Broadcasting Institute membuat bagian khusus di channel YouTube mereka yang berisi video tentang ilmu ruang angkasa, beserta rangkaian video dokumenter “Fisika Cahaya”. Korea Educational Broadcasting Institute menulis bahwa video-video tersebut dapat membantu mereka yang belum memahami sains yang ada di dalam Interstellar.

Semangat Korea Selatan dalam mencapai pendidikan sangat membantu suksesnya film ini di Korea. Banyak sekolah yang mengajak siswanya menonton film tersebut bersama-sama di bioskop. Tiket untuk menonton film ini di teater IMAX sangat populer karena visualnya yang luar biasa.

 

SOURCE The Wall Street Journal
Profile photo of Hyacinta Louisa
a full-time fangirl | a football supporter | an extreme dreamer

1 COMMENT

Leave a Reply