Jumlah Perokok Tertinggi, Pemerintah Naikkan Harga Rokok

3

Pemerintah Korea Selatan akan menaikkan harga rokok dari 2.500 Won atau sekitar Rp 25.000 menjadi 4500 Won atau sekitat Rp 45.000. Langkah ini diambil untuk menekan jumlah perokok yang mencapai 41 persen di Korea.

image

Menurut data Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), jumlah perokok di Korea Selatan adalah tertinggi di antara negara anggota lainnya. Jumlah perokok di negara-negara anggota OECD rata-rata 24 persen sedangkan Korea Selatan 26 persen.

Selaim menaikan harga rokok hingga 100 persen lebih, langkah pencegahan lainnya adalah dengan mencantumkan larangan merokok dan iklan rokok yang tersebar. Sebelumnya usaha menaikkan harga rokok sebesar 500 won pada tahun 2004 berhasil menurunkan jumlah perokok menjadi sekitar 15 persen.

Meski demikian dilansir dari Yonhap News, keputusan untuk menaikkan harga rokok setelah 10 tahun ini mendapat banyak tentangan. Baik perokok dan produsen rokok merasa keberatan akan keputusan ini. Sedangkan di parlemen, hal ini mendapat tentangan karena akan menyulitkan orang yang berpenghasilan lebih rendah.

3 COMMENTS

  1. Aku setuju! Coba aja hal seperti ini Indonesia juga bisa mencontoh, buat ngurangin para pengguna rokok… Untuk yang berumur di atas 18 sih yah masih bisa di ajak kompromi, tapi buat remaja 18 tahun kebawah, merokok bukanlah hal yang pantas di umur semuda itu… Berharap pemerintah Indonesia juga bisa mengambil langkah-langkah kreatif untuk menangani permasalahan-permasalahn sosial seperti ini…

  2. harusnya emg nggak cuma di Korea yg kyk gini.. di Indonesia juga, di seluruh dunia kalo perlu. sekalian buat peringatan kalo rokok itu nggak ada manfaatnya sama sekali, yang ada cuma nebar penyakit. udah mahal, ngebahayain badan pula. mending duitnya dikumpulin buat beli album k-pop sama jalan-jalan ke Korea..hihii

Leave a Reply