Icip-icip Makanan Korea di “The Captivating Korean Dishes”

Populernya budaya Korea di Indonesia, mulai dari film dramanya, juga makanan-makananGran Melia Jakarta bekerja sama dengan Korea Agro-Fisheris & Food Trade Corporation menyelenggarakan promosi makanan Korea “The Captivating Korean Dishes” di Cafe Gran Via mulai dari tanggal 12 – 24 September 2014.

070104400_1410825007-16092014-makansiang

Menampilkan aneka masakan tradisional Korea yang berbahan dasar khas Korea, dengan cara memasak dan penyajian secara tradisional, serta pertunjukan kesenian tradisional Korea, berupa tari-tarian yang berasal dari jaman kerajaan Korea.

Budaya Korea yang masuk ke Indonesia saat ini,  memberikan banyak referensi, baik dari musik, film, tarian, hingga sajian khas Korea. Dengan menawarkan rasa yang lekat dengan lidah Asia maka masakan Korea lebih cepat beradaptasi sekaligus digemari oleh orang Indonesia. Dengan keaneka ragaman makanan Korea ini, Gran Melia Jakarta menawarkan pilihan hidangan khas tradisional Korea dengan rasa otentik, yang disajikan oleh Chef Nooh YounSeung dari Korea.

Pada hari Senin, 15 September 2014 berlangsung acara pembukaan “The Captivating Korean Dishes”   yang dibuka oleh General Manager Gran Melia Jakarta, Mr. Jim Boyles dan Ambassador of The Republic of Korea: HE. Mr. Cho Tai Young. Hadir pula didalam acara ini Sook-Ja Yoon, President of Institute of Traditional Korean Food dan Deok-Nyeo Kim, Director of Institute of Traditional Korean Food, serta dua orang Chef yang akan mendampingi mereka yaitu Chef Hee-sook Kim dan Chef Young-woo Jung yang juga berasal dari Institute of Traditional Korean Food.

Turut pula diundang para Ambassador dari beberapa negara sahabat Korea yang juga merupakan tamu yang sudah sering berkunjung ke Gran Melia Jakarta, para tamu yang menginap cukup lama di hotel (long stay guest) serta VIP corporate clients yang sering mengadakan acara bisnis di hotel.

Sook-Ja Yoon mendapatkan gelar Master dalam bidang Food and Nutrition di  Sookmyung Women’s University dan menyandang gelar doctoral Ph.D di Food and Nutrition of Dankook University. Pengalamannya yang luas dalam bidang makanan Korea telah membawanya menjadi Profesor dari Departement of Traditional Cuisine Baewha Women’s College, sebuah perguruan tinggi (universitas) yang terletak di kawasan Jongno, Seoul, South Korea. Universitas ini setiap tahunnya menerima sekitar 1.350 murid baru yang semuanya khusus untuk perempuan.

Kawasan Jongno adalah sebuah tempat yang sangat istimewa, yang merupakan pusat kerajaan dari satu masa dinasti ke masa dinasti berikutnya, terbukti dengan banyaknya peninggalan berharga berupa Istana Gyeongbok, Istana Changdeok, Istana Changgyeong dan Istana Unhyeon.  Saat ini, kawasan tersebut menjadi tempat tinggal orang-orang yang ternama termasuk menjadi lokasi Cheongwadae (The Blue House)  yaitu kantor eksekutif dan kediaman resmi kepala negara Korea Selatan, Presiden Republik Korea Selatan.

Sook-Ja Yoon mengawali karirnya dalam bidang pendidikan, penelitian dan penyebarluasan informasi tentang masakan tradisional, khas dari Korea. Saat ini, selain memegang beberapa jabatan penting dan sibuk menjadi tenaga pengajar, sambil  terus berkarya dalam membuat banyak buku tentang masakan tradisional Korea, Sook-Ja Yoon juga terus aktif melakukan penelitian dan menemukan kembali banyak resep tradisional Korea yang telah hilang atau dilupakan.

Sook-Ja Yoon adalah orang yang sangat berpengaruh dan terkemuka di bidang Seni Kuliner Korea (Korean Culinary Art). Karena kepeduliannya yang sangat tinggi dalam bidang masakan tradisional Korea, maka dia mendedikasikan dirinya untuk mendidik karyawan yang bekerja di restoran Korea di kota-kota besar dunia diantaranya London, Paris, New York, Los Angeles, Tokyo, Auckland dan Jakarta.

[Sumber:Liputan6]