Incheon Kota Internasional Dengan Populasi Asing Terbesar

0

Dengan populasi 2,9 juta jiwa, Incheon menjadi kota terbesar ketiga di Korea Selatan dan kini menjadi kota ketiga yang menjadi tuan rumah Asian Games.

image

Kota ini bahkan telah lama ada sejak masa Joseon. Meski tergolong kota yang kecil, namun masa depan kota begitu cemerlang karena perkembangannya yang pesat.

“Berbeda dengan kota lainnya, Incheon memiliki potensi untuk tumbuh dan pembangunan nasional tidak dapat tercapai jika Incheon tidak maju,” ujar Walikota Incheon, Yoo Jeong Bok.

“Banyak rencana telah dibuat untuk mewujudkan potensi di kota ini,” imbuhnya. Rencana pertumbuhan Incheon adalah dengan adanya zona bebas ekonomi yang berpusat di daerah Cheongra, Songdo dan Yeongjong.

Label sebagai Kota Internasional (IFEZ) pertama kali diberikan tahun 2003, dan sejak saat itu menarik banyak minat dari korporasi dan UN, rumah sakit serta organisasi pendidikan. Pada November lalu, Universitas Ghent, Belgium membuka cabang di IFEZ, menjadi sekolah Eropa pertama yang dibuka di Korea.

Selain itu Universitas Utah, Amerika Serikat juga membuka cabang di Songdo, menggenapkan jumlah Universitas dengan cabang lokal menjadi empat. Universitas New York di Stony Brook membuka kampus di Songdo pada tahun 2012, diikuti oleh Universitas George Mason University pada Maret.

Songdo Kota Internasional Yang Modern
Songdo yang merupakan bagian dari Incheon menawarkan kemegahan sebuah kota Internasional. Alasan mengapa Kota Internasional Songdo (IFEZ) menjadi tujuan populer bagi pebisnis internasional adalah karena fasilitas yang diberikan serta infrastruktur yang memadai untuk semua yang bekerja di area tersebut.

image

Hanya butuh waktu 20 menit dari bandara Internasional Incheon dan bisa terbang ke 61 negara tujuan asia kurang dari 3 jam termasuk Beijing dan Tokyo.

image

Incheon telah menjadi gerbang Korea menuju dunia. Hal tersebut sudah tidak asing lagi, sejak tahun 1880an pelabuhan Incheon telah menjadi tempat orang dan barang keluar masuk negeri ini. Tidak heran jika pertumbuhannya begitu cepat.

Pelabuhan Incheon menghubungkan Korea dengan 10 pelabuhan di Cina. Sementara terminal kargo berperan penting dalam perdagangan internasional.

Berdasarkan data, pertumbuhan paling pesat terjadi pada tahun 2013 ketika kargo dan perkapalan masuk melalui pelabuhan ini.

Incheon Menghubungkan Budaya
Pelabuhan membuat Incheon menjadi kota kosmopolitan bahkan sebelum multikultur muncul di Korea. Sebagai salah satu pelabuhan terdekat ke Cina, banyak imigran Cina yang tinggal di Incheon dan yang kini dikenal dengan Chinatown.

image

Dengan banyaknya warga Cina yang tinggal di Incheon, tidak hanya merubah kota ini. Namun juga kebudayaan Korea di sana. Salah satu makanan populer Jajangmyeon adalah menu mi Cina yang sangat digemari orang Korea. Makanan ini berasal dari Incheon.

Dengan lebih dari 60.000 warga asing, Incheon menjadi kota terbesar kedua dengan warga non Korea setelah Seoul.

NO COMMENTS

Leave a Reply